Rabu, 13 Januari 2016

Apa Itu Broker Forex Trading Online?

18.45

Ilustarasi sebelum penjelasan apa itu broker forex, Trading Forex bahasa Indonesianya adalah suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan. (wikipedia). Kecuali hari libur sabtu dan minggu.

Dalam kegiatan perdagangan antar negara, terjadi pertukaran mata uang. Dan pertukaran ini sudah berlangsung sejak dulu ketika hubungan ekonomi antar negara mulai saling terikat satu dengan yang lainnya. Jadi boleh dibilang bahwa broker forex ini pun ada sudah sejak dahulu kala. Melihat perkembangan inter koneksi ekonomi antar negara yg semakin masif, serta melihat pasar pertukaran forex, tentunya broker forex semakin banyak sekarang di dunia.
Kunci Broker Forex Terbik

Mengapa kita perlu broker forex?

Dalam kenyataan kegiatan perdagangan forex didominasi oleh bank-bank sentral besar di seluruh dunia. Dengan sebagian besar porsi pada mata uang utama seperti US, Euro, Yen, dan Pound. Nah agar bisa melakukan transaksi dengan bank-bank/institusi besar tersebut, bagi kita trader(skala kecil) tidak memungkinkan. Selain kita harus ada relasi, juga adanya batasan minimum transaksi.

Nah, disinilah broker forex mengambil peranan, broker forex retail akan mengatur agar setiap trader individu bisa memungkinkan untuk ikut melakukan trading forex. Jadi broker akan meneruskan permintaan dari trader ke broker yg lebih besar, demikian seterusnya sehingga nantinya setiap permintaan trader bisa diakomodasi di pasar forex yg besar dan masif.

Dari mana broker forex memperoleh keuntungan?

Tentunya setiap broker memiliki aturan yg berbeda-beda, dalam menarik biaya atas jasa mereka. Ada yang dari menarik fee/komisi tiap lot ada yg hanya dari selisih/spread antara jual/beli. Dan umumnya yg sekarang ini digunakan broker adalah dari spread. Biasanya sekitar 2-3 pips untuk mata uang utama(US,Euro,Yen, Pound, atau yg ramai diperdagangkan), dan bisa lebih sd 5 Pips untuk mata uang sekunder. Dari sekitar 3 Pips tersebut tentunya tidak semua merupkan keuntungan bersih broker, ada biaya operasional, biaya fee ke broker yg lebih besar, biaya komisi ke agen, dsb.

Perdagang mata uang dimulai dari pasar Selandia Baru dan Australia yang berlangsung mulai pukul 05.00 s/d 14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang, Singapura, dan Hongkong yang berlangsung pukul 07.00 s/d 16.00 WIB, sehabis pasar asia akan diambut oleh pasar Eropa yakni, Jerman dan Inggris berlangsung pukul 13.00 s/d 22.00 WIB, pertengahan pasar eropa dibuka lagi bersamaan denga pasar forex Amerika Serikat yang berlangsung pukul 20.30 s/d 10.30 WIB. Dalam perkembangan sejarahnya, bank sentral milik negara-negara dengan cadangan mata uang asing yang terbesar sekalipun dapat dikalahkan oleh kekuatan pasar valuta asing yang bebas.

Menurut survei BIS (Bank International for Settlement, bank sentral dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi pasar valuta asing mencapai lebih dari USD $1,4 triliun per harinya. (wikipedia). jika kita konversikan ke rupiah anggap saja nilai tukar rupiah sekarang 10.000 maka kita akan mendapatkan perkalian Rp 10.000 dikalikan dengan 1,4 triliun. luar biasakan transaksinya perhari bisa 5 kali lebih APBN Indonesia sehari diperdagangkan di dunia forex.

Persiapan Trading Forex dan Pemilihan Broker


Sebelum anda memilih suatu Broker Forex, kami akan memberikan kepada anda perihal informasi tentang jenis broker serta regulasinya. Pada umumnya terdapat 4 jenis broker forex yang paling sering dipakai oleh para Trader dalam bertransaksi atau bertrading forex, yaitu broker Konvensional, Non Dealing Desk (ECN / STP / DMA), Dealing Desk, dan Hybrid.

Bertrading Forex juga bisa dilakukan dengan cara anda menuju ke bank anda ataupun ke tempat penukaran uang (money changer) untuk bertransaksi dengan uang fisik. Cara tradisional itu adalah disebut bertrading forex secara konvensional (non online), yang tentunya banyak sekali keterbatasannya dan tidak realtime.

Berikut jenis-jenis broker yang dipakai untuk Bertrading Forex secara Online (non fisik), yaitu :


BROKER NON DEALING DESK


Yaitu suatu broker dimana order diteruskan langsung kepada pasar, lembaga keuangan atau bank-bank besar, atau kepada broker lain, Biasanya spread di broker jenis Non Dealing Desk adalah bersifat berubah-ubah (fluktuatif) berdasarkan pada pasar sesungguhnya. Broker jenis Non Dealing Desk sangat cocok digunakan untuk para trader profesional, karena tidak ada manipulasi dan klien bertrading terjun ke pasar sesungguhnya dan bukan melawan broker atau bandar.

Ada tiga Jenis broker Non Dealing Desk yaitu ECN Broker, STP Broker dan DMA Broker.


ECN Forex Broker (Electronic Communication Network)

Di broker jenis ECN adalah para klien dapat terjun secara langsung dan ikut berpartisipasi ke dalam pasar yang sesungguhnya yang dimana ikut bercampur pula dengan partisipan lain di dalam pasar tersebut seperti para Bank, Pemerintah, Institusi maupun Trader Perorangan yang dimana mereka saling berinteraksi Jual dan Beli secara bersamaan tanpa adanya suatu intervensi dari pihak broker ataupun dealer (dealing desk). Biasanya pihak perusahaan broker hanya mendapatkan keuntungan dari komisi ataupun dari mark-up spread. Di jenis broker ECN kondisi yang digunakan adalah kondisi sesungguhnya yang terjadi di pasar dan tanpa dibuat-buat. Broker ECN bekerja dengan mempertemukan penjual dan pembeli secara nyata (via online, realtime), serta bukan melawan broker/bandar dalam melakukan Buy dan Sell nya.

Kelemahan broker yang jenis ECN (yang 100% ECN) adalah anda tidak akan bisa hedging, leverage yang sangat rendah, dan terbatas dengan aturan FIFO, selain itu anda juga akan dibebani biaya komisi trading. Keunggulan dari broker jenis ECN hanya di faktor Spread saja sebenarnya, tetapi kalau anda tidak terbiasa maka seringkali juga bisa merepotkan karena fiturnya yang lebih terbatas daripada yang berjenis STP Non Dealing Desk. Seringkali perusahaan broker pada umumnya yang menyatakan dia adalah ECN padahal bukan 100% Fully ECN. Contoh broker yang 100% ECN adalah di Interactive Brokers.
Pialang Forex

STP Forex Broker (Straight Through Processing)


Broker jenis ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan dengan perusahaan broker lain selaku likuiditornya . Biasanya eksekusi order dari broker jenis STP adalah diteruskan kepada para broker besar (institusi besar) ataupun kepada beberapa broker ECN . Tetapi jika order dari broker STP tersebut diteruskan kepada broker yang berjenis Dealing Desk maka order dari broker STP tersebut bergantung kepada broker yang ditujunya tersebut. Dan untuk broker jenis STP sistem transaksi ordernya menggunakan basis quota dari para liquiditornya

DMA Forex Broker (Direct Market Access)

Merupakan broker yang cara kerjanya hampir sama dengan broker berjenis ECN dengan campuran STP, tetapi bedanya di broker DMA adalah terikat kontrak dengan suatu liquiditor tertentu, serta menggunakan sistem transaksi dengan basis Best Rate dari para liquiditornya. selain itu ada beberapa hal lain yang membedakannya. Selengkapnya mengenai DMA Broker dan perbedaannya dapat dilihat di : DMABroker.com

Seringkali para broker (terutama yang tidak legal atau yang tidak teregulasi/unregulated) menyebut STP dengan ECN ataupun DMA, tetapi pada dasarnya agak berbeda, karena STP adalah menggunakan pihak broker lain sebagai liquiditornya (dilempar ke broker lain) ataupun bisa ke beberapa bank besar, sehingga eksekusi dan segalanya dari broker jenis STP adalah BERGANTUNG kepada kualitas broker liquiditornya tersebut dan kualitas jalur koneksi routingnya. Sedangkan di jenis yang benar-benar broker ECN adalah tidak dilempar lagi ke broker lain, tetapi langsung kepada beberapa bank besar (multi inter-bank), para Trader lain, dan pasar yang sesungguhnya mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung TANPA intervensi dari broker dealer atau bandar (no middle men).

Untuk broker berjenis ECN (yang benar-benar Full ECN atau True ECN) itu biasanya kurang fleksibel, dan mereka membutuhkan modal yang lebih besar, terdapat komisi trading, tidak bisa hedging dan terdapat aturan FIFO (first in first out). Broker jenis ECN hanya unggul di spread dan tingkat kecepatan eksekusinya. Untuk broker benar-benar berjenis ECN tidak menggunakan platform Metatrader. Kami lebih menyarankan menggunakan broker berjenis STP Non Dealing Desk, ataupun jenis DMA untuk kenyamanan anda bertrading dan lebih fleksibel

BROKER DEALING DESK

Yaitu suatu broker yang dimana mereka membuat suatu pasar tersendiri dengan kondisi yang mereka tentukan sendiri (Bandar). Di dalam kasus ini para klien bertrading melawan broker atau bandar. Pada dasarnya broker dealing desk mendapatkan keuntungan terbesarnya dari kekalahan para kliennya, sehingga bila klien menghasilkan profit maka broker akan membayar dari kas broker tersebut sendiri (bukan murni didapat dari pasar yang sesungguhnya). Bila anda bertrading di jenis broker Dealing Desk maka pastikan anda menempatkan dana anda di broker Dealing Desk yang legal dan terdaftar (teregulasi) oleh pemerintah sebagai perusahaan pialang dan telah bereputasi baik.

Broker Dealing Desk tidak selamanya buruk, asalkan teregulasi dengan benar. Karena Broker Dealer tersebut berarti mereka juga bisa menciptakan pasar dari para kliennya sendiri, oleh karena itu dinamakan Dealer (Dealing Desk).

Jadi unsur BUY dan SELL di broker Dealing Desk sebenarnya adalah diambil dari pembeli dan penjual dari kumpulan para klien mereka sendiri, tetapi bila volumenya tidak mencukupi maka barulah perusahaan broker yang menghandlenya (tetapi tidak boleh curang/nakal). Biasanya ini bisa dilakukan di broker yang memiliki jumlah klien yang sangat banyak dan bervolume memadai, tentunya harus teregulasi secara benar (ada lembaga pemerintah atau asosiasi yang kridibel yang mengawasinya) agar mereka beroperasi dan menjalankan bisnis sesuai dengan peraturan legal dan tidak merugikan para klien/nasabahnya tersebut. Jadi Broker Dealer TIDAK SELAMANYA BURUK, asalkan Teregulasi benar.

Regulasi yang benar dan kredibel untuk suatu perusahaan Broker dengan pasar Internasional yaitu (pastikan terdaftarnya di kategori pialang / FCM) : NFA, CFTC, FSA (FCA UK), MFSA, MiFID, ASIC. Broker dealing desk seringkali disebut sebagai para bandar (dealers).

Broker Dealers terdiri dari 2 jenis:

1 . Dealer Besar

Broker berjenis ini biasanya telah mempunyai reputasi yang baik dan terdaftar legal (teregulasi) sebagai perusahaan pialang (Futures Commission Merchant atau FCM) seperti teregulasi di NFA, CFTC, FCA UK, ataupun ASIC, serta bukan terletak di tempat yang terpencil atau tidak jelas. Sama seperti halnya anda bermain di kasino maka sebaiknya anda mencari kasino yang besar seperti di Macau ataupun di Las Vegas. Hal ini bertujuan agar jika anda mendapatkan profit maka dipastikan broker tersebut dapat membayar kemenangan anda dan simpanan investasi dana anda tetap aman. Karena di broker dealing desk yang teregulasi ini terdapat suatu badan pengawas (umumnya dari pemerintah setempat) yang bertujuan untuk mengontrol ataupun menjamin bahwa broker tersebut telah menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak menipu para nasabah.

Dealer Kecil atau Unregulated Broker (Bucket Shop biasanya berkantor pusat di tempat terpencil/Offshore)

Broker jenis ini adalah broker yang harus anda cermati baik-baik karena sebagian besar baik namun ada yang curangi, Ciri-ciri broker bucket shop adalah terletak di tempat-tempat yang tidak jelas atau terpencil (negara offshore yang tidak jelas) dan tidak berijin regulasi sebagaimana mestinya (ini yang biasanya dilakukan). kemudian terdapat batasan ataupun melarang suatu teknik trading tertentu (Seperti scalping, martingale dan sebagainya) ada juga broker bucket shop yang memperbolehkan segala macam teknik trading tetapi di dalam sistemnya sebenarnya sudah terpasang suatu script otomatis yang dapat menghambat teknik tersebut (script tersebut biasanya bernama Virtual Dealer). Kondisi yang ditawarkan broker bucket shop seringkali diluar kondisi normal dari keadaan pasar yang sesungguhnya,

Hal-hal curang yang biasa dilakukan oleh broker berjenis Bucket Shop yaitu: requote yang berlebihan, eksekusi order yang lambat, jika terkena TP (target profit) sulit untuk dieksekusi tetapi sebaliknya jika terkena SL (stop loss) maka mudah sekali dieksekusi, server yang sering down, manipulasi atau rekayasa harga quote, menghilangkan transaksi profit secara sepihak dengan alasan trading anda tidak sah, penarikan dana seringkali tertahan atau tidak bisa dilakukan, pernyataan yang tidak benar, dan hal-hal penipuan (Scam) lainnya. Hati-hati dengan pernyataan dari broker bucket shop yang seringkali memberikan pernyataan salah dan menyesatkan mengenai sistem mereka, seperti mereka menyatakan bahwa mereka adalah broker berjenis ECN, DMA ataupun STP tetapi kenyataannya mereka adalah Dealing Desk yang bersistem bandar bahkan lebih parah, hal ini semata-mata bertujuan untuk menipu dan menarik minat masyarakat awam agar bertrading di tempat mereka, padahal kenyataannya mereka BUKAN ECN , DMA ataupun STP yang sebenarnya. Oleh karena itu peran Legalitas Pemerintah / Regulasi SANGATLAH PENTING agar sebagai PENGAWAS broker atau pialang untuk tidak sembarangan dan tidak memberikan pernyataan salah yang dapat menyesatkan masyarakat.

2. Hybrid Broker

Broker ini adalah merupakan kombinasi antara jenis broker ECN/STP/DMA dengan broker Dealing Desk. Umumnya broker Hybrid mempunyai suatu aturan dalam melempar order ataupun berdasarkan dari jenis akun yang digunakan.

Sebagai Contoh: Jika besaran Lot anda , ataupun Frekuensi , ataupun Equity anda dibawah nilai XXX maka anda dieksekusi di sisi Dealer, tetapi jika diatas itu akan dieksekusi di jenis STP ataupun ECN atau DMA. Sebenarnya sulit untuk mengetahui bahwa broker ini termasuk bertipe Hybrid ataupun tidak. Hal ini hanya dapat anda rasakan dengan mencobanya ataupun berdasarkan dari reputasi broker tersebut dan regulasinya.

Jika perusahaan Broker Forex anda termasuk di dalam daftar Regulator Resmi tersebut, terutama yang di daftar NFA/CFTC, mereka lebih aman. Karena biaya untuk bisa terdaftar di regulasi NFA/CFTC di kategori FCM membutuhkan setidaknya $20 juta sebagai jaminan. Dan bila melanggar maka mereka berpotensi kehilangan $20 juta tersebut (Rp.200 Millyar), sehingga mereka lebih aman dan lebih berkualitas daripada yang tidak terdaftar) Untuk regulator lain juga boleh, asalkan masuk di regulator International Financial Services Commission (IFSC), Centre for Regulation in OTC Financial Instruments and Technologies (CRFIN) MiFID, MFSA, FCA UK, dan ASIC

Berhati-hatilah dengan regulasi yang ditampilkan di website broker karena bisa saja itu palsu, atau diklaim sepihak oleh pihak broker, jika ini terjadi tentu saja sangaHati-hati dengan Regulasi palsu atau Perijinan palsu yang dapat mengecoh, yang kadang juga dipampang oleh para broker bucket shop (padahal itu bukan regulasi yang sebenarnya).
Broker forex trading

Apa Itu #BrokerForex


Masalah yang kemudian timbul adalah bagaimana memilih broker forex diantara ratusan broker forex online tersebut. Ketika dulu masih sedikit tentunya mau gak mau kita memilih broker yg ada saja, namun sekarang ini tidak. Tentunya broker-broker tersebut pasti ada yg baik dan ada yg tidak baik. Ada yg bekerja secara profesional, ada yg memakan dana dari klien mereka sendiri. Hal ini perlu kita pahami agar kita tidak salah dalam memilih broker.


Regulator ini umumnya adalah badan/institusi resmi keuangan dibawah pemerintahan suatu negara. Semakin bagus regulator akan semakin ketat perlindungan kliennya. Karena regulator memberikan standar dan persyaratan dalam beroperas jika tidak broker bersangkutan bisa kena sanksi berat jika tidak memenuhi standar dari regulasi yang telah di sepakati antara regulator dan broker.

Pengalaman secara pribadi penulis pernah dan sedang menggunakan broker sebagai berikut pertama FBS, OctaFX dan yang tergulasi NFA FXDD. ketiga broker tersebut sudah berusia lebih dari 5 tahun sekarang, sampai saat ini ketiga broker ini tidak pernah penulis mengalami kendala penarikan (WD serta pelayanan secara teknisnya oleh cs,sampai saat ini cepat dan responsif. kelabihan dan kemudahan dalam WD dan depo cukup terasa mudah untuk FBS dan Octafx, untuk FXDD cukup lama dan ribate karena FXDD hanya menerima dan membayar lewat transfer RTGS Bank secara manual ke kantor Bank Anda. Kemungkinan sekarang sudah bisa Transfer RTGS secara Online namun tetap memakan waktu lebih lama dari cara lain.

Tips Memulai Trading Forex

Sebelum berdagang Forex, Anda membutuhkan sebuah rekening Bank untuk menerima dan mendeposit dana ke broker atau rekening trading forex anda, di FBS memberikan persyaratan transfer dari rekening atas nama anda sendiri atau nama sesuai dengan nama yang ada di akun personal FBS dengan suatu perusahaan broker Forex. Jadi apa sebenarnya yang dimaksud dengan broker?

Kita mungkin dibingungkan oleh banyaknya broker yang ada di dunia maya, kita membutuhkan sebuah analisa masing-masing broker apakah broker tersebut teregulasi dan eksistensinya sudah lama serta cakupan negara negara yang mereka melayani, ini akan membuktikan seberapa terpercayanya sebuah broker, tentu semakin banyak dan banyaknya negara yang dilayani tentu membuktikan bahwa broker tersebut dapat di percaya, karna broker teregulasi sekalipun bisa curang, karena keterbasan pengawasan terhadap ratusan ribu nasabahnya, kecurangan bisa terjadi karena oknum perusahaan tersebut bukan secara lembaga.

Layanan Pelanggan

Selain dari regulasi yang baik dari broker kita juga membutuhkan bahkan sangat butuh layanan pelanggan (Support) adalah suatu keharusan! Bisakah Anda menghubungi perusahaan broker tersebut melalui telepon, email, chat, alamat kantor dan lain-lain? Apakah perwakilan tersebut nampaknya cukup berwawasan? Kualitas support bisa sangat berbeda-beda antara satu broker dengan broker lainnya, jadi pastikan untuk mengeceknya sebelum membuka sebuah rekening trading.


Jadi versi daftar FBS menyarankan anda  2 kategori broker yang digunakan :
1. Yang tergulasi FCM) : NFA, CFTC, FSA (FCA UK), MFSA, MiFID, ASIC
2. Broker dengan regulasi di luar amerika dan eropa tapi terpercaya bisa FBS





7 komentar:

  1. Terima kasih telah berbagi, Begitu banyak Informasi analisa pasar forex di web ini. Refernsi banget untuk para pemula,

    BalasHapus
  2. Tetep ora mudeng kang.. pripun nggiiiih... oalaaaah jaaann..
    Coba ada vidio nya lah.. misal step asli dari daftar sampai jalanin nya bagaimana.. sekali transaksi saja/ 1 kali proses.. artikel sana sini akunya ga paham paham.. :') (bukan artikelnya yang jelek ko) emang akunya aja Telmi... hufttt...
    Hehe

    BalasHapus
  3. coba jelasin dg analogi yg mudah, pasti semuanya pada ngerti deh :-D

    BalasHapus
  4. jadi FBS itu dalah satu broker yg bisa dipercaya ya..??
    soalnya gw dapet e mail dr FBS.. gak tau asal usulnya gimana.. tiba2 ada e mail masuk dr broker fbs

    BalasHapus
  5. Belum bisa memahami apa itu fbs, bahasa uraiannya sulit dimengerti

    BalasHapus

Silahkan berikan komentar dan jawaban pertanyaan dari saudara kita demi kemajuan kita bersama